Info Utama Nama : Elesis Sieghart
Umur : 15
Hal yang disukai : Pertarungan yang hebat.
Hal yang dibenci : Pertarungan yang mudah.
Elesis adalah seorang kesatria Kanavan dan putri dari seorang Kanavan Tracker yang tidak pernah kembali setelah diutus untuk menemukan Kaze'aze. Ia adalah seorang ahli pedang yang luar biasa yang telah dilatih oleh ayahnya sejak kecil. Saat ia dalam perjalanannya untuk menemukan ayahnya, ia mendengar kabar tentang Kaze'aze di Kerajaan Serdin. Dengan menyembunyikan identitas asli dirinya, Elesis bergabung dengan Grand Chase dengan harapan dapat menemukan ayahnya kembali.
Elesis disegani oleh musuh-musuhnya karena keterampilannya membabat kawanan monster dengan serangan dashyatnya. Ia adalah seorang pemimpin di garis depan pertempuran, sementara ia maju melawan musuh-musuhnya, Elesis juga mampu melindungi rekan-rekannya dari serangan archer dan mage. Ketika Elesis menghajar musuh-musuhnya, mereka tak akan punya kesempatan untuk membalas serangannya. Elesis memiliki ketahanan 80% defense point melawan musuh tipe archer, dan ia juga lebih sedikit mendapat delay dibandingkan kesatria Grand Chase lainnya ketika mendapat serangan hebat dari musuh.
Walaupun Elesis merupakan tipe cewek tsundere, justru hal itu yang menjadi daya tarik elesis, dan membuatnya menjadi terlihat moe.
2. "Pemanah pecinta damai dari Pulau Eryuell"
Nama : Lire Eryuell
Umur : 15
Hal yang disukai : Apa saja yang berhubungan dengan kerohanian.
Hal yang dibenci : Monster (terlebih yang berwajah buruk).
Bangsa Elf dari Pulau Eryuell terkenal akan keterampilan pertempurannya,
namun hakikatnya mereka pecinta damai dan sebisa mungkin mencoba untuk
tidak ikut campur dalam konflik manusia. Namun dalam beberapa tahun
terakhir, perang antara manusia menyebar di seluruh benua dan beberapa
kejadian ganjil terjadi. Bangsa Elf memutuskan untuk mengakhiri
pengasingan mereka dan bekerjasama dengan manusia. Bekerja bersama,
bangsa Elf dan manusia menemukan bahwa Kaze'aze adalah penyebab
kerusakan yang menghancurkan benua. Untuk mengembalikan kedamaian di
Pulau Eryuell dan benua, bangsa Elf memutuskan untuk terus melacak
Kaze'aze, dan membentuk Elven Corps untuk memerangi kejahatannya. Lire
adalah seorang anggota Elven Corps yang bergabung dengan Grand Chase
atas nama bangsa Elf.
3. Penyihir Violet dari Serdin yang berbakat"
Nama : Arme Glenstid
Umur : 15
Hal yang disukai : Penelitian tentang sihir.
Hal yang dibenci : Sesuatu yang mengganggu penelitian sihirnya.
Arme adalah seorang penyihir ceria dari Serdin, Kerajaan Sihir. Dia
menjadi anggota dari Violet Mage Guild, guild terhebat di seluruh
Kerajaan Serdin, di usianya yang dini. Dia telah menguasai Black Magic
dan White Magic, namun rasa penasarannya tentang sihir masih tidak ada
puasnya. Setelah mengetahui kekuatan sihir Kaze'aze yang kuat, ia
memutuskan untuk bergabung dengan Grand Chase, dengan harapan dapat
bertemu dengan Sang Ratu Kegelapan.
4. "Si Pencuri yang memotong melewati kegelapan"
Nama : Lass Isolet
Umur : Tidak diketahui.
Hal yang disukai : Tidak diketahui.
Hal yang dibenci : Masa lalunya.
Pikiran dan tubuh Lass telah bebas dari pengaruh Kaze'aze setelah Grand
Chase melenyapkan kejahatan Kaze'aze dari dunia. Walaupun ia tidak dapat
mengontrol tindakannya, Lass tetap merasa bersalah ketika ia mengetahui
bahwa tubuhnya digunakan oleh Kaze'aze sebagai wadah untuk merusak
benua dan membunuh orang-orang yang tidak bersalah yang tidak terhitung
jumlahnya. Para anggota Grand Chase mengerti bahwa Lass memutuskan untuk
membenarkan kesalahannya, memperbolehkan Lass untuk bergabung dengan
mereka dalam perjalanannya untuk mengembalikan kedamaian di benua.
5. "Sang pelindung hutan"
Nama : Ryan Woodguard
Umur : 15
Hal yang disukai : Menikmati alam (pohon tinggi, udara segar, dan air jernih)
Hal yang dibenci : Semua yang merusak alam.
Ryan adalah seorang elf hutan yang baik dan ceria yang senang membantu
sesama. Ia akan melakukan apapun yang ia bisa untuk para pecinta alam,
dan akan memberi pelajaran yang menjengkelkan bagi mereka yang menganggu
alam. Sejak ia menyaksikan Kaze'aze merusak Laut Partusay, Ryan telah
didorong kemarahannya terhadap Kaze'aze.
Ryan adalah seorang Druid yang seluruh kemampuan bertarungnya berasal
dari alam. Dia sanggup menyembuhkan teman - temannya dalam keadaan yang
genting dan juga dapat membantu mereka melepaskan kemampuannya yang
terpendam. Saat kekuatan yang dia peroleh dari alam dalam kondisi lemah
dia akan berubah wujud menjadi alam itu sendiri. Alam tidak memiliki
bentuk yang pasti maka dari itu Ryan sanggup berubah wujud menjadi
sesosok makhluk hidup apa saja yang merupakan bagian dari alam dan dapat
memberikan sesuai dengan kemampuan makhluk hidup itu tersebut.
6. "Kepala Pelindung Kerajaan Kanavan"
Nama : Ronan Erudon
Umur : 19.
Hal yang disukai : Menolong yang lemah.
Hal yang dibenci : Shadow Orb.
Ronan adalah keturunan dari keluarga Erudon, keluarga Spell Knight yang
melegenda dari Kanavan. Dia adalah seorang Kepala Pelindung Kerajaan
yang bertugas untuk melindungi Keluarga Kerajaan Kanavan. Pikirannya
pernah dikuasai oleh Kaze'aze yang menyusup ke dalam kerajaan, namun ia
mendapat kembali kesadarannya saat Grand Chase datang untuk
menyelematkannya dan memecahkan Shadow Orb dari diri Ronan. Kemudian
Ronan menyadari ada sesuatu yang tidak benar saat beberapa kejadian
misterius terjadi. Pertama adalah penyerbuan Dark Anmon dan ditemukannya
jalan menuju Dunia Baru. Melihat semua yang telah terjadi, ia
memutuskan untuk bergabung dengan Grand Chase dan menyelidiki lebih
lanjut tentang Dunia Baru.
7. "Idol terkenal dari Silver Land"
Nama : Amy Aruha
Umur : 14
Hal yang disukai : Menari.
Hal yang dibenci : Tarian tradisional, dipimpin.
Sebelum bergabung dengan Grand Chase, Amy adalah seorang penari dan
peramal dari daratan Silver di benua Xenia. Ia meninggalkan dewa yang
sebelumnya pernah ia layani setelah perang besar terjadi diantara para
dewa. Sejak para dewa dikuasai oleh kekuatan gelap, ia bergabung dengan
para penentang, para Silver Knight. Dengan sifatnya yang ceria dan daya
tarik serta tariannya yang luar biasa, Amy menari sampai semalaman,
meningkatkan semangat juang para Silver Knight dan membantu mereka
melupakan kelelahan setelah di medan pertempuran. sumber istirahat untuk
semua. Namun, Silver Knight dikalahkan oleh kekuatan gelap dan yang
tersisa terpisah-pisah, memerangi perjuangan yang hebat dan berbahaya
dengan usaha mengembalikan para dewa dari kegelapan. Saat Grand Chase
telah membebaskan Samsara dari cengkaraman kejahatan, Amy membuat sebuah
keputusan dan bergabung dengan Grand Chase untuk melenyapkan kejahatan.
Kepribadian
Amy adalah seorang yang egois dan tidak suka kekalahan. Meski ia menarik
dan mempesona, ia dapat menjadi kejam dengan melempar temannya sendiri
ke jurang dengan senyum imutnya jika ia berada dalam bahaya.
8. "Petarung bergairah dari Silver Knight"
Nama : Jin Kaien
Umur : 17
Hal yang disukai : Seni bela diri, Amy.
Hal yang dibenci : Kacang-kacangan, pimento (sejenis lada), Thanatos.
Dahulu di benua Xenia, di sebuah desa kecil dimana anak-anak di daratan
Silver bermain, seorang anak berambut merah akan memimpin anak-anak yang
lainnya dan berperan sebagai jendral mereka. Tak lama setelah itu ia
menarik perhatian dari Silver Knight, dan diterima sebagai murid.
Anehnya, daratan Silver terpisah dari benua Xenia. Ketika Grand Chase
mengejar Kaze'aze dan sampai di tempat asal para Silver Knight, mereka
menemukan keteguhan Silver Knight bersama Jin.
9.
"Gladiator yang hebat dari Kanavan."
Nama: Ercnard Sieghart
Usia: Sekitar 600 tahun.
Hal yang disukai: Bersantai; dilayani oleh pelayan-pelayannya.
Hal yang dibenci: Berlatih, berjalan, dan berlari.
Pada zaman dahulu, Sieghart adalah seorang Gladiator yang hebat dari
Kanavan. Namanya sempat melegenda dan jasa-jasa pertempurannya telah
tercatat di banyak buku sejarah. Suatu kali, ia pernah mengalahkan
serbuan 100 pasukan goblin, yang menjadi sebuah cerita anak yang sudah
menyebar hingga ke desa-desa pelosok. Ia pun sempat menolak berbagai
gelar dan penghargaan yang diberikan kepadanya oleh para kaum bangsawan
dan mulai meninggalkan keksatriaan untuk mencapai tujuannya. Dalam
perjalanannya, ia mendatangi reruntuhan dari sebuah kota kuno lalu
menghilang. Setelah beberapa tahun, dia dikabarkan meninggal dan membuat
seluruh kerajaan berduka atas hilangnya seorang pahlawan yang
legendaris.
Setelah ratusan tahun, kabar-kabar angin tentang adanya seorang ksatria
baru yang muncul di Kerajaan Bermesiah tersebar ke seluruh benua.
Ternyata ksatria tersebut menyatakan dirinya sebagai Sieghart, sang
pahlawan yang telah lama hilang, dan mempersembahkan dirinya di istana
Kanavan.
Selama menjelajahi peninggalan kuno dari kerajaan-kerajaan yang hilang,
dia sempat diserang oleh seorang iblis yang hebat dan nyaris mati.
Karena keadaan tersebut, dewa-dewa Highlander menghidupkannya kembali
dan melatihnya dengan prajurit-prajuritnya yang membuatnya menjadi
abadi. Sekarang ia meninggalkan mereka untuk bergabung dengan Grand
Chase.
Seiring Dewa Penguasa dan pengikut-pengikutnya yang jahat menyerbu
Kerajaan Bermesiah, kemapanannya menjadi lebih kuat dari sebelumnya.
10. "Orang yang selamat terakhir dari Kounat"
Nama : Mari Ming Onette
Umur : Tidak diketahui (~15)
Hal yang disukai : Membaca cepat, sesuatu yang membuatnya tertarik.
Hal yang dibenci : Keramaian, sesuatu yang biasa.
Mari adalah orang terakhir yang selamat dari sebuah kerajaan kuno yang
bernama "Kounat". Kehilangan ingatannya, Mari tidak lagi ingat siapa
dirinya dan dari mana ia berasal. Mari menguasai keterampilan tentang
Rune dan kemampuan sihir yang belum pernah diketahui di seluruh kawasan
di dunia sebelumnya. Ia memiliki rasa keingintahuan yang besar dan
selalu terpesona oleh sesuatu yang baru baginya. Ketika sedang memuaskan
rasa keingintahuannya dengan meneliti monster di Temple of Destruction,
Mari menemukan dirinya berhadapan dengan Grand Chase. Karena rasa ingin
tahunya terusik oleh kemampuan sang Highlander Sieghart, Mari
memutuskan untuk bergabung dengan mereka.
Kepribadian
Mari tidak bisa mengungkapkan pikirannya terhadap orang-orang
disekitarnya karena ia telah menyendiri untuk waktu yang cukup lama.
Tapi, untuk orang-orang yang menarik perhatiannya atau disukainya,
secara tidak langsung ia menunjukkan perasaannya dengan bersikap baik
diam-diam. Normalnya dia tidak banyak bicara dan kelihatannya
seolah-olah ia sedang berpikir serius tetapi kadang ia bisa tiba-tiba
sedikit cerewet saat membahas tentang sesuatu yang ia sukai. Ketika ia
menyukai sesuatu, ia tidak dapat melupakannya dalam waktu yang cukup
lama.
11. "Stygian terkuat Burning Canyon"
Nama : Dio von Burning Canyon
Umur : Tidak diketahui (sekitar 18)
Hal yang disukai : Alfred, kehancuran yang murni.
Hal yang dibenci : Sebastian, kehancuran yang tidak berarti.
Di hari-hari terakhir dalam kehidupan Kounat, pintu gerbang yang banyak
sekali bermunculan di sekitar kerajaan, yang mengarah ke dimensi lain
dimana para bangsa demon yang suka berperang tinggal. Segolongan demon
berkeinginan untuk menghancurkan Kounat dan menyatakan perang terhadap
kerajaan yang menderita itu. Namun, sebuah golongan demon yang menentang
dan mengecam kekerasan yang sewenang-wenang menyatakan perang terhadap
para demon yang akan menghancurkan Kounat. Dio adalah salah seorang
anggota dari golongan ini.
Ketika perang usai, para demon kembali ke dimensi mereka dan menyegel
pintu gerbang tersebut. Suatu hari, Dio menyadari adanya sihir yang
melemah di salah satu gerbang yang telah disegel dan ia memutuskan untuk
pergi dan menyelidikinya. Keputusan ini mengantarnya kepada suatu jalan
yang mempertemukan ia dengan para ksatria Grand Chase.
Kepribadian
Dio memiliki rasa kebanggan yang tinggi dan menilai sesuatu dari
perspektif yang egois dalam cara yang kritis. Tindakan tersebut sulit
untuk dimengerti dari sudut pandang manusia, tapi lebih mudah untuk
dipahami jika seseorang berpikir bahwa Dio memiliki pandangan yang
berlawanan dari standar moral manusia normal.
12. "Pemegang Grandark"
Nama: Zero Zephyrum
Usia: Tidak Diketahui (Sekitar 20)
Hal yang disukai: Dipuji, Grandark
Hal yang dibenci: Pertarungan, Eclipse
Karena ketakutan pada Ancient Demons, para bangsa demon yang ada
mempersatukan kekuatan untuk menghancurkan Ancient Demons dan memulainya
dengan serangan diam-diam. Pertarungan yang sengit berlanjut hingga
sangat lama dan tidak terlihat titik akhirnya. Saat itu, munculah "Duel
Pone Zec Avenger", pemilik "Eclipse" ikut dalam perang tersebut. Setelah
waktu yang lama, Duel kehilangan alasan untuk bertarung sehingga nafsu
kehancuran dalam dirinya pun muncul dan setelah semua Ancient Demons dan
para Demon mati, dia menghilang. Sang Penyihir "Oz Pone Max
Reinhardt"selamat, dan saat itulah dia menciptakan "Grandark", sebuah
pedang sakti yang mampu menandingi "Eclipse". Namun, Oz tidak dapat
mengendalikan ke'egoisan Grandark dan mulai mencari seseorang yang dapat
mengendalikannya.
Waktu pun berlalu, semua masa lalu pun telah terlupakan. Seorang ahli
pedang yang disebut "Wanderer" muncul di "Aernas". Ia membawa sebuah
pedang berbentuk aneh, tidak ada yang pernah melihatnya menghancurkan
halangan yang ada di depannya. Dan saat dia dalam perjalanan mencari
kekuatan, ia bertemu dengan Grand Chase di Xenia.
Karena ke'egoisan Grandark, Zero tidak bisa mengemukakan ekspresinya
dengan baik. Walaupun dia membenci pertarungan, tapi dia yakin hanya
pertarungan yang dapat membuktikan kehebatan dirinya.
Tubuh Zero sebenarnya adalah tubuh seorang pahlawan yang telah gugur,
dihidupkan kembali oleh Oz dan dimaksudkan untuk menggunakan Grandark.
Zero adalah karakter tertampan di Grand Chase. Namun tidak semua orang
menyadarinya karena sebagian wajahnya yang tertutup dibalik
topeng/kacamatanya.
13. "Sang putri dari Crimson River"
Nama : Ley von Crimson River
Umur : Tidak bisa diukur dari umur manusia, namun sekitar 18.
Hal yang disukai : Menjadi penonton sebuah pertarungan, berpartisipasi dalam pertarungan.
Hal yang dibenci : Dunia tanpa pertempuran.
Kekuatan dan kekuasaan selalu terbagi oleh beberapa keluarga yang kuat
di dunia demon. Suku ekstrim demon yang menginginkan kehancuran Kounat
sepenuhnya setelah kekalahannya menyadari bahwa mereka harus menumbuhkan
kekuatannya dengan merampas dari kaum moderat yang tidak menginginkan
kehancuran habis-habisan. Kaum ekstrimis, kemudian, dengan perlahan
mulai memperkuat kekuatan mereka. Suatu hari, kekuatan dari kaum
ekstrimis tiba-tiba menjadi kuat dari kaum moderat, dan kepala keluarga
moderate menghilang. Ley adalah putri dari salah satu kaum moderat yang
kuat, keluarga Crimson River. Peter von Crimson River, pemimpin darah
merah, mulai merasakan ada sesuatu yang tidak beres di dunia demon dan
menghentikan gerakan yang mencurigakan di keluarga Burning Canyon, dan
untuk memastikan kesetiaan mereka, mengutus putrinya Ley ke Aernas untuk
menemukan Dio, pemimpin keluarga Burning Canyon.
Ley adalah seorang putri dari keluarga Crimson River yang angkuh dan
senang menyendiri, dimana para pelayan setianya selalu berusaha
menyenangkan hatinya. Meskipun ia tidak suka terlibat secara langsung
dalam pertempuran, ia cukup menikmatinya dengan menjadi penonton, meski
kesenangannya tidak terganggu oleh emosinya. Terkadang ada waktu dimana
para pelayannya terseret ikut dalam pertempuran karena ulahnya.
Kepribadian
Karena telah dikenal sebagai putri dari keluarga Crimson River yang
kuat, Ley tumbuh menjadi seseorang yang pintar dan beradab. Ley tidak
menyukai pertarungan secara langsung, lebih memilih untuk menontonnya
meskipun ia tidak mengaku begitu. Orang-orang di sekitarnya cenderung
terlibat dalam pertarungan disebabkan olehnya.
14. "Sang pemburu hadiah yang misterius"
Nama : Lupus Wilde
Umur : Tidak diketahui (terlihat sekitar 20 tahun)
Hal yang disukai : Uang hadiah, kesunyian.
Hal yang dibenci : Ayahnya, didekati oleh orang lain.
Setelah ditinggalkan dan terdorong kebenciannya oleh ayahnya, Lupus
Wilde memutuskan untuk melampaui kemampuan ayahnya dan menjadi salah
satu pemburu hadiah terhebat di dunia. Ia menghabiskan bertahun-tahun
sebagai serigala penyendiri mengasah kemampuan dan menyempurnakan
perdagangan mematikannya, dan setelah perburuan yang panjang di Aernas,
Lupus bersiap untuk kembali ke Underworld sampai ia menemukan api biru
yang aneh dan memutuskan untuk menyelidikinya.
Kepribadian
Luka masa kecil Lupus telah membuatnya menjadi seseorang yang sangat
dingin dan perhitungan dalam hal apapun. Dia lebih memilih untuk bekerja
sendirian dan tidak mempercayai siapapun, dan memilih untuk merespon
apapun dengan sinisme. Kesenangannya akan kesunyian telah membuatnya
dikenal sebagai orang yang egois.
15. "Reinkarnasi dari Dewi Agnesia"
Nama : Rin
Umur : 15
Hal yang disukai : Para penduduk desa yang menjaganya.
Hal yang dibenci : Para suku supernatural yang menghancurkan desanya.
Kegelapan menyelimuti dunia pada saat bulan purnama. Dapatkah kamu
mengerti mengapa? Ini adalah cerita tentang seorang dewi yang
mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan dunia. Kejahatan adalah
kenyataan yang selalu ada. Saat Malevolent Horde bangkit, api hitamnya
akan memakan apapun yang ada.
Kekuatan Malevolent Horde sangatlah kuat, bahkan kekuatan para dewa
tidak berdaya melawannya. Dengan kehancuran ditangannya, hanya suara
penderitaan yang dapat didengar. Agnesia, dewi kehidupan dan kemurnian,
mengembara ke arah timur saat ia datang untuk melawan Malevolent Horde.
Menyadari bahwa kejahatan tidak akan pernah dapat dihapuskan sepenuhnya,
ia mengorbankan dirinya dengan menyegel Malevolent Horde didalam
tubuhnya.
Agnesia berhasil menyelamatkan dunia, tapi keabadian menjadi tebusannya
sebagai seorang dewi. Ia memilih untuk mati dan lahir kembali secara
terus menerus dalam usahanya menyegel Malevolent Horde. Di saat tubuh
Agnesia melemah, Malevolent Horde mendapat kembali kekuatannya, dan
dunia akan dikuasai oleh kegelapan kembali. Memanfaatkan kesempatan ini,
Malevolent Horde berencana untuk mengeluarkan kekuatannya. Saat dunia
dikuasai oleh kegelapan, makhluk jahat mulai menyiksa tubuh Agnesia.
Saat bulan purnama telah lewat, anak perempuan yang lain akan lahir,
memikul kesedihan yang sangat mendalam. Saat ini, perempuan yang membawa
kegelapan di dalamnya adalah Rin.
Rin tumbuh di desa kecil bernama Gaon, di daerah yang jauh dan
terisolasi dari seluruh dunia. Para penduduk mengerti bahwa Rin adalah
reinkarnasi dari dewi Agnesia, maka mereka memperlakukan Rin dengan
penuh kasih sayang dan selalu melindunginya dari bahaya. Di dalam
pengawasan para pendeta Agnesia, ia tumbuh menjadi gadis yang baik dan
ceria yang memancarkan kemurnian meskipun sedikit naif, karena ia tidak
mengetahui misteri yang ada di dunia. Dilatih untuk menjadi pendeta
Agnesia, permainan favoritnya adalah bermain dengan hembusan angin yang
dapat ia perintah, mungkin karena garis keturunan dewi Agnesia yang ada
dalam dirinya.
Sayangnya, saat ulang tahunnya yang ke lima belas, Rin menyaksikan
tragedi yang menyeramkan. Tanggal ulang tahunnya bertepatan dengan
munculnya gerhana matahari yang menyebabkan kegelapan menyelimuti
Aernas, dan meningkatkan kekuatan kejahatan dan para pengikutnya. Entah
darimana, desa Gaon tersapu oleh serangan yang dahsyat oleh
makhluk-makhluk jahat. Seluruh penduduk bertarung dengan gagah berani,
namun pada akhirnya, hanya Rin yang dapat kabur dengan nyawanya, dimana
para teman-temannya memberikan nyawa mereka untuk melindunginya. Dalang
dibalik penyerangan itu adalah Evil Priest, pelayan dari kejahatan di
masa lalu yang mencoba untuk mendapatkan kembali kebebasannya.
Sendirian dan mengalami trauma mendalam, Rin untuk pertama kalinya
dikuasai amarah. Ini hanya membuat kejahatan yang ada dalam dirinya
tumbuh semakin kuat, dan semakin mencoba untuk melepaskan segel.
Menjalin kontak dengan sisi gelapnya untuk pertama kali, ia berpikir
bahwa ia membutuhkan bantuan untuk mengekang kejahatan dalam dirinya.
Berbekal kipas sucinya, Rin memutuskan bahwa kesempatannya hanyalah
meminta bantuan kepada orang-orang di Kota Megah yang pernah ia dengar
saat ia masih kecil. Sebuah kota yang jauh, dimana sihir sangatlah
penting.
Kepribadian
Sejak muda, Rin tumbuh di sebuah tempat dimana disana hampir tidak ada
hubungan dengan dunia luar dan diperlakukan dengan penuh kasih sayang
dan perlindungan, dan akhirnya memperoleh kepribadian yang murni dan
ceria. Namun, ia tidak tahu menahu mengenai perkara duniawi dan sering
terjadi dimana ia ditipu oleh orang-orang yang mempunyai maksud buruk.
16. "Rubah biru dari Kanavan"
Nama : Azin Tairin
Umur : 16
Hal yang disukai : Latihan.
Hal yang dibenci : Orang-orang yang lebih kuat darinya, termasuk Jin.
Di suatu tempat di Silver Land terdapat cerita mengenai anak muda
bernamaJin, yang mendedikasikan dirinya untuk Silver Knight yang
dipimpin oleh Victor dan seorang ahli bela diri yang kuat bernama Azin
Tairin. Jin belajar bela diri dengan ketekunan dan kegigihan. Namun
suatu hari, Victor tiba-tiba menghilang dan Silver Knight diserang oleh
beratus-ratus monster yang kuat. Victor telah menghianati Silver Knight
dan bergabung dengan Thanatos dan sekarang memimpin pasukan Black Knight
terhadap mereka.
Tairin dengan cepat menyuruh murid kesayangannya untuk kabur. Setelah
pertempuran yang sengit, ia yang berpikir bahwa yang lain telah dibasmi
berduka atas kehilangan rekan mereka. Namun, Tairin berhasil kabur dari
pertempuran dan masuk ke dalam hutan, dengan luka yang parah. Lalu,
seorang lelaki berambut ungu menemukannya. Merasa kasihan terhadap orang
itu, ia menolongnya dan menyembuhkan lukanya.
Merasa putus asa namun bersyukur, Tairin mengungkapkan rasa terima
kasihnya dengan mengajarkan segala sesuatu yang ia tahu mengenai bela
diri. Lelaki itu mempelajarinya dengan cepat, gembira dengan
ajaran-ajaran serta kekuatan yang menyertainya. Namun, ini juga
memberikannya rasa haus akan kekuasaan, dan ia sering bermimpi akan
membuat orang-orang yang telah membuatnya menderita membayar atas
perlakuan buruk mereka.
Sering kali, Tairin akan menceritakan pada lelaki itu tentang mantan
muridnya dan kekuatan dahsyat yang dimilikinya. Lelaki itu
terkagum-kagum dan berkeinginan untuk menjadi lebih kuat. Dengan pikiran
tersebut, ia berlatih lebih keras dari sebelumnya, memutuskan untuk
menjadi yang terkuat.
Namun, itu tidak berlangsung lama. Pertempuran lain terjadi, dengan
monster-monster tiba-tiba datang dan menyerang mereka. Tairin berhasil
menghadang mereka untuk melindungi murid barunya, namun sekali lagi ia
terluka parah. Kali ini, luka tersebut fatal, dan ia mati dua minggu
kemudian. Lelaki itu mati-matian mencoba menyelamatkan gurunya, dan saat
akhirnya menyadari bahwa tidak ada lagi yang bisa dilakukan, ia menjadi
sedikit gila dan menyatakan,"Guru, aku akan menggunakan namamu sebagai
balasan atas semua yang telah terjadi, dan aku bersumpah akan menjadi
lebih kuat dari siapapun, termasuk Jin." Akhirnya ia memutuskan untuk
memakai nama depan gurunya, Azin.
Berkelana tanpa tujuan, akhirnya Azin berjumpa dengan Grand Chase dan
melihat Jin, yang ia ingat dari cerita yang pernah ia dengar dari
gurunya yang telah tiada.
Kepribadian
Dari luar, ia memperlihatkan sikap yang baik, suka menolong, dan lemah
lembut. Namun meskipun tampak santai dan riang, ia sebenarnya sangat
berhati-hati, tidak akan bertindak sebelum ia benar-benar paham, logika
rasional. Azin menyembunyikan sifat aslinya dalam wajah polos, dan
kepintaran serta kecerdikannya memungkinkannya menyamarkan sarkasme
dalam kata-katanya. Kenyataannya, Azin adalah seseorang yang sinis,
sadis, bermulut tajam, seorang yang hanya memikirkan ambisinya : untuk
menjadi ahli bela diri terkuat sepanjang masa, agar ia dapat membalaskan
dendamnya kepada orang-orang yang telah menganiayanya di masa lalu.
Disinilah dimana nama panggilannya, "Rubah Biru dari Kanavan" berasal;
seperti rubah, ia memperlihatkan sikap lemah lembut dibalik topeng
kecerdikan dan kelicikannya.
17. "Sang Pahlawan Aernas"
Nama : Lime Serenity
Umur : 16
Hal yang disukai : Keadilan, dewi-dewi yang telah lama ia puji.
Hal yang dibenci : Orang-orang jahat, semua kejahatan.
Terdapat sebuah negara kepulauan yang kecil yang bernama Kerajaan Holy,
tidak jauh dari Bermesiah. Orang-orang disana telah menyembah Tuhan
sejak awal permulaan dan dipimpin oleh Paus selama beberapa generasi.
Beberapa waktu yang lalu kekuatan jahat yang telah dikunci di dalam
gerbang dari seluruh penjuru benua mulai bocor keluar. Paus "St.
Constantino', yang merasakan penyerangan dari suku Elyos, menyatakan
perang dan mengutus para Holy Knight ke benua.
Lime, seorang anggota dari Holy Knight, datang di benua dan bersama
rekan-rekannya berhasil menutup beberapa gerbang. Namun, ia terpisah
dari rekan-rekannya saat pertarungan terjadi dan tersesat. Ia bertemu
dengan Grand Chase secara kebetulan dan terselamatkanlah Lime.
Kepribadian
Lime adalah seorang yang ceria, penuh gairah, dan mencintai keadilan.
Dia tidak akan mendengarkan siapapun ketika ia tenggelam dalam
melaksanakan keadilan.
18. “Sang Pembangkit Keluarga Frost”
Umur : 18
Disukai : Bunga, Kedamaian, dan Keluarganya
Tidak Disukai : Kutukan yang menimpa keluarganya
Sejarah Cerita
Edel adalah anggota dari keluarga Frost. Keluarga Frost adalah satu dari
keluarga lainnya yang menggunakan pedang di Serdin, Kerajaan Sihir,
tetapi karena kekuatan sihir di Serdin semakin meningkat, Kekuatan dan
status keluarga Frost menurun.
Edel memiliki saudara kembar bernama Adel Frost. Saudara laki-lakinya
(Adel) bijak dan cerdas, dan oleh karena itu dia (Adel) dipercaya oleh
keluarga Frost untuk membangkitkan nama keluarga Frost lagi. Tetapi,
Adel terkena penyakit yang tidak dapat disembuhkan dan Edel Frost
bergabung dengan tentara Serdin untuk menggantikan posisi Adel. Edel
memenangkan pertarungan ketika monster menyerang Bermesiah.
Suatu ketika, Edel kembali ke keluarganya dan merasa tidak nyaman dengan
sakit di mata sebelah kanannya, dia menyadari bahwa ada sebuah kutukan
di keluarganya
Demi menyelematkan keluarganya, Edel pergi berkelana untuk mencari cahaya merah yang menghilang di hari dia dikutuk.
19. "Pembawa Pesan Kehancuran"
Nama : Veigas Terre
Umur : Terlalu tua untuk dihitung
Hal yang disukai : Kehancuran dan Kekacauan
Hal yang dibenci : Rasa Bosan dan Jenuh
Singkat Cerita
As a being of high position in Elyos, Veigas has a lot of power and as such arrogance.
<< Sebagai makhluk dari posisi tinggi di Elyos, Veigas memiliki
banyak kekuasaan dan sebagai arogansi seperti itu. >>

















